Sabtu, 07 Maret 2015

Pasar Senilai 30 Miliar Diresmikan
*Diawali Tasyakur dan Pengajian

KARANGAMPEL – Sempat mengalami penundaan beberapa kali akibat sejumlah fasilitas belum terpenuhi, Pasar Baru Karangampel Kabupaten Indramayu akhirnya diresmikan oleh Wakil Bupati Indramayu Drs H Supendi MSi, Jum’at (6/3) siang. Peresmian juga diawali dengan tasyakur serta pengajian dengan menghadirkan penceramah KH Fuad Abas dari Buntet Pesantren Cirebon.

Supendi berharap kepada para pedagang agar memanfaatkan tempat yang baru ini dengan baik. Karena pembangunan pasar telah memakan biaya yang cukup besar. “Total anggaran untuk pembangunan pasar ini mencapai Rp30 miliar, baik dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN. Selain itu masih ditambah dengan swadaya masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, tambah Supendi, pada tahun ini juga akan dibangun jalan poros yang menghubungkan jalur Karangampel-Indramayu menuju jalur Karangampel-Jatibarang. Jalur yang akan tembus dari lokasi pasar baru ke Desa Dukuhtengah ini akan dibangun dengan anggaranmencapai Rp31 miliar. Jumlah ini terdiri dari anggaran untuk pembebasab tanah senilai Rp12 miliar dan Rp19 miliar untuk pembangunan jalan beton.

Supendi berharap, melalui peresmian yang diawali dengan tasyakuran dan pengajian ini akan membawa berkah bagi para pedagang. “Insya Allah kalau diawali dengan rasa syukur dan ikhlas, rejeki yang diperoleh juga akan bertambah,” kata Wabup.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Indramayu, Maman Kostaman SH MM mengatakan, secara umum bangunan pasar sudah siap untuk ditempati. Dikatakannya, bangunan pasar baru Karangampel ini terdiri dari 255 kios, 500 los, dan 250 pedagang lemprakan.

Selain itu, pasar juga dilengkapi dengan sarana penunjang seperti masjid, insalasi pengolah air limbah (IPAL), penerangan jalan umum (PJU), PDAM, Listrik, jalan lingkungan, pagar keliling, taman, dan ruang terbuka hijau.

“Insya Allah seluruh fasilitas sudah lengkap, dan pada tanggal 15 Maret nanti pedagang sudah menempati lokasi yang baru ini,” ujar Maman Kostaman.

Maman juga mengakui kalau sejumlah kios maupun los didalam pasar masih belum selesai dibangun. Meskipun demikian, tuturnya, tidak mungkin kalau peresmian harus menunggu seratus persen selesai. Apalagi ada pedagang yang belum membangun kios/los, dengan alasan menunggu material dari kios/los di pasar lama.

Dikatakan Maman, Pasar Baru Karangampel ini dibangun dengan anggaran yang cukup besar yaitu mencapai 30 miliar rupiah. Jadi bangunan yang sudah ada ini memang harus segera ditempati agar tidak mengalami kerusakan. Maman berharap di lokasi yang baru ini pedagang akan lebih tertib dan nyaman untuk berjualan.(oet)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar